17 Oktober, 2013

Kualitas Terbaik dengan Semen Tiga Roda - Bagian 3: "PLESTER"

Bagian 3 : "Plester"


Pada artikel kokoh bagian 3 ini, kita fokus akan membahas bagaimana membuat dinding plaster yang baik, artikel sebelumnya dapat dilihat pada Kokoh Juni 2013 - Kokoh Agustus 2013 tentang Acian dan Pasangan Bata. Semua artikel mortar Tiga Roda sebelumnya juga dapat dibaca di mortartigaroda.blogspot.com

Untuk kualitas terbaik kami sarankan menggunakan plester mortar dicampur. Produk mortar dirancang untuk aplikasi lebih mudah dan  mengurangi risiko retak. 

Kualitas pasir

Bulan lalu kita membicarakan tentang bagaimana memastikan kualitas pasir yang baik untuk membuat pasangan bata dan plester mendapatkan hasil terbaik. Jika pasir memiliki kandungan lumpur tinggi> 5% maka akan ada banyak penyusutan di plester setelah kering.

Pasir yang anda gunakan harus memiliki kadar lumpur dan kandungan organik rendah serta memiliki gradasi yang baik. Ukuran pasir harus dari 0.1mm ke 2.0mm.


Semen

Semen merupakan bahan material yang menghasilkan kekuatan dan tahan air, apabila dikombinasikan dengan kualitas baik pasir dapat membuat dinding plester yang sangat baik. Plester harus fleksibel dan terikat baik pada bata. Jika jumlah semen terlalu tinggi akan terlalu kaku dan mudah retak. Jika jumlah semen terlalu rendah plester akan halus dan mudah lepas.




       Aplikasi
Pasir
Semen
Plester - Tempat Basah
3
1
Plester - Tempat Kering
5
1

Persiapan

1. Dalam mendapatkan hasil kekuatan terbaik sebaiknya plaster menunggu 2 minggu setelah pasang bata selesai. Hal ini untuk mencegah terjebaknya air di dalam dinding apabila aplikasi lebih awal, karena dibawah itu pasangan batanya masih basah.

2. Basahi bata secukupnya sebelum aplikasi karena apabila bata atau bata ringan terlalu basah maka ikatan antara plester dan dinding akan sangat lemah. Juga air yang terperangkap akan menciptakan pertumbuhan bakteri yang akan membuat noda dan merusak cat.

3. Saluran listrik, pipa air, pipa AC dan kotak saklar harus dipasang masuk ke dalam bata kemudian ditutup menggunakan material plester sama yang akan digunakan, hal ini dilakukan minimal 3 hari sebelum aplikasi plester. Tahapan seperti ini dapat mencegah retak plester dari susut karena pergerakan pipa.

4. Untuk proyek bertingkat, kolom praktis merupakan bagian dari konstruksi dinding dan sebaiknya menempel pada pasangan bata, bukan untuk kolom struktural. Kolom praktis sebaiknya menyatu dengan balok dan lantai diikat dengan besi yang berguna menahan dinding tidak bergerak selama gempa bumi.

5. Pada proyek satu lantai  dinding yang dapat diikat pada kolom dan balok menjadi satu sehingga mereka membentuk struktur tunggal yang solid. Struktur pada proyek bangunan bertingkat akan banyak pergerakan dari gempa bumi, defleksi (lendutan) karena adanya tekanan, pergerakan pondasi, perbedaan suhu dll.  Balok dan kolom struktur harus selalu  terpisah dari dinding non struktural hal ini memungkinkan untuk mudah bergerak.

6. Untuk mengontrol retak yang disebabkan oleh gerakan struktural plester tersebut harus dibuat celah untuk pergerakan atau tali air. Tali air harus dibuat apabila ada pertemuan  plester dan kolom struktural atau balok atau bahan yang berbeda seperti kayu atau baja. Jika plester yang bersambungan seperti diatas tanpa udara tali ada kemungkinan terjadi retak yang tidak teratur pada plester dan acian. Fungsi tali ini menyamarkan apabila terjadi retak,karena retakan yang terjadi akan berada dalam celah itu.


Kepalaan

Dalam memastikan tingkat dan ketebalan plaster yang benar, tukang harus mempersiapkan kepalaan / patokan plester sebagai panduan untuk alat jidar selama aplikasi. Kepalaan ini dibuat dengan bahan yang sama ( perbandingan semen pasir nya dan kualitas pasir yang sama ) dengan plaster yang akan digunakan nantinya. Jangan membuat kepalaan lebih kuat  dari plester, karena akan membuat penyerapan air berbeda , efek yang terjadi setelah aplikasi acian akan menyebabkan retakan di sepanjang tepi kepalaan tersebut.

Aplikasi untuk Plester

1. Basahi tembok, bata ringan atau beton dan jangan aplikasi plester di bawah sinar matahari yang kuat atau angin kencang yang bisa membuat pekerjaan terlalu cepat kering. Semen membutuhkan air untuk hidrasi yang memberikan kekuatan untuk campuran plester. Setelah aplikasi plester, lembabkan dinding untuk beberapa hari dan agar kekuatan dinding dapat meningkat.

2. Plester yang dikamprot ke dinding diratakan menggunakan Jidar a. (a panjang lurus dari aluminium atau kayu) Ketika dinding setengah kering, tukang dapat membuat dinding lebih halus dengan roskam besi atau, jika tidak ada acian yang akan diaplikasikan.

3. Beton harus dibersihkan terlebih dahulu untuk menghilangkan minyak apapun dari cetakan setelah itu beton di ‘chipping’/ dikasari untuk memberikan permukaan kasar atau dapat menggunakan agen bonding / lem putih untuk memberikan adhesi yang baik ke permukaan beton Bonding agent dapat dicat pada beton sebelum plesteran atau dapat dicampur dalam plester.

4. Metode pencampuran terbaik adalah dengan menggunakan mixer molen listrik yang akan memastikan plester homogen. Pencampuran di lantai dengan cara tradisional tidak dapat menghasilkan campuran semen merata di plester.

5. Ada cara lain dalam aplikasi plaster yaitu menggunakan mesin semprot ( spray ) untuk plaster dalam hal ini harus menggunakan mortar yang siap pakai dalam menghasilkan produk yang maksimal. Metode ini belum banyak digunakan di indonesia.

6. Rata-rata ketebalan untuk plester pada bata harus 15mm dan 10mm pada bata Ringan. Jika plester harus tebal sebaiknya diaplikasikan dalam 2 tahap.

7. Sudut luar dapat menggunakan logam atau plastik yang ditempel ke plester atau langsung ke dinding untuk mendapatkan hasil acian lurus. Hal ini tidak umum bagi Indonesia dan sebagian proyek hanya akan menggunakan plester dalam membuat sudut. Hasil yang baik dapat dicapai jika menggunakan mortar berkualitas  dan hasil aplikasi plester rata dan lurus menggunakan jidar lurus serta kepalaan sebagai panduan.


Aplikasi plester adalah tahap yang paling penting dari konstruksi dinding. Ini adalah dasar untuk Acian kualitas dan finishing cat dan perawatan harus diambil untuk melakukan pekerjaan dengan baik plester Anda.











Dengan kualitas Plester/Acian bagus, 
rumah ini pasti tahan lama.







11 komentar:

  1. Selamat Siang Pak Bacon.

    Saya sudah mengaplikasikan Acian TR30 untuk dinding rumah saya dengan ketebalan kurang dari 3mm. Untuk pengerjaan acian memang lebih cepat dari proses acian dengan semen biasa namun memang masih memerlukan latihan untuk para tukang agar terbiasa mengaplikasikan TR 30 untuk acian rumah. Oleh karena masih kurangnya keahlian dari para tukang, aplikasi TR 30 pada dinding rumah saya agak kurang sempurna, yaitu masih banyak bagian dinding yang bergelombang atau tidak rata. Menurut Pak Bacon, bagaimana cara mengatasi acian dinding yang tidak rata tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selesai merata hanya dari keterampilan dari tukang menerapkan plester dan acian. Periksa bahwa mereka lakukan hal berikut:
      1. Tingkat plester menggunakan kepalaan dan jidar seperti foto dalam artikel. Acian akan mengikuti tingkat plester.
      2. Aplikasi dengan Roskam besi dan gosok dengan styrofoam atau karet blok ketika setengah kering.
      Tukang harus kehilangan bagian dari proses.
      Technical Support kami bisa datang dan melatih tukang di proyek gratis dari Tiga Roda. Silikan email lokasi proyek Anda dan nomor telepon ke saya. michaelbacon55@gmail.com

      Hapus
  2. ia sama saya juga mengalami hal yang sama dengan pak afandi, susah aplikasi untuk rata padahal plasteran sudah bagus sekali, akhirnya saya campur dengan semen hitam biar tidak gampang tergores dan memudahkan aplikasi, apakah itu baik? perbandingan tr30 1:1 smen hitam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aplikasi yang susah rata lebih tergantung pada kemampuan tukang,
      Apabila tukang yang belum terbiasa memakai mortar seperti TR 30, mereka akan memperlakukan
      hal yang sama seperti menambahkan banyak air pada semen abu-abu karena takut cepat mengeras.

      TR 30 mempunyai open time lebih panjang tanpa perlu penambahan air yang banyak
      apabila tukang mengikuti campuran intruksi yang ada hasilnya akan lebih baik dari acian semen.

      Saya tidak menyarankan mencampur semen abu-abu dengan TR-30.
      Hasilnya akan menjadi abu-abu dan acian akan terlalu keras. Acian yang bagus adalah fleksibel dan cukup keras.

      Plester lebih bagus campurannya 1:4 atau 1:5 kemudian diratakan dengan jidar/ roskam kayu.
      Kalau semen terlalu tinggi menimbulkan resiko retak.

      Menambahkan lebih banyak semen ke Acian Putih akan meningkatkan risiko retak, hal itu tidak meningkatkan kualitas produk.
      Akan lebih baik jika Anda menambahkan bonding agent atau lem putih yang akan meningkatkan fleksibilitas dan ikatan.

      Hapus
  3. Pak saya mau tanya. Klo perbandingan tr 30: semen abu2 3:1 Bagaimana? Krta tukangnya dia biasa mencampur dgn takaran seperti itu agar hasilnya cepat kering. Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kami tidak menyarankan menambahkan semen abu2 tambahan untuk penggunaan umum karena dapat menyebabkan retak dan delaminasi karena kandungan semen yang tinggi. Juga jika Anda menambahkan semen abu-abu Anda kehilangan manfaat dari keputihan tersebut. Anda harus menambahkan satu lagi lapisan cat untuk menutupi warna abu-abu.

      Untuk mengontrol waktu pengeringan Anda harus mengurangi air. Mungkin dinding terlalu basah atau aplikasi yang terlalu cepat setelah plester atau TR-30 dicampur dengan air terlalu banyak.

      Satu-satunya waktu untuk menambahkan semen adalah jika Anda perlu sudut lebih keras. Hanya menambah 10% dari semen putih dan hanya berlaku untuk sudut.

      Hasil terbaik akan datang dari mengikuti rekomendasi kami yang telah kami uji dan terbukti selama 7 tahun dan ribuan proyek.

      Hapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Pak Bacon, bagaimana aplikasi sprayer untuk plaster, apakah lebih efisien? Bagaimana dengan kualitas plasternya? Thanks.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  7. slmt pagi pak bacon, mau nanay saya kan rencana mau bangun rumah, yg saya mau tanyakan apakah plesterann untuk bata ringan / hebel itu hanya semen mortar pleteran saja atau di tambah dengan pasir spt plester bata merah. trus perbandingannnya berapa yaah kalo menggunakan pasir dan TR 30

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bata Ringan perlu kualitas plester lebih tinggi untuk menempel baik.
      Saya recomendasi pakai aditif Mortarplus MP-20 Aditif Semen & Pasir. Itu lebih murah. Finis pakai TR-30 Acian Putih
      Alternatif bisa campur pasir halus 30% dengan TR-30 Acian Putih. Aplikasi bisa lebih tipis <10mm.

      Hapus