17 Desember, 2012

Pelatihan Tukang

Pelatihan Tukang di Karawang, Jawa Barat     



82 Tukang dan Mandur dari daerah Karawang kumpul di Cilamaya untuk training Mortar Tiga Roda. 

Ismail menjelaskan Mortar 
David Brian 


Michael Bacon


Testing TR-20 Plester dan Pasangan Bata



Aplikasi TR-30 Acian Putih

Sebagian besar Tukang tidak punya pengalaman dengan produk Mortar dan mereka sangat terkejut melihat seberapa baik yang baru Tiga Roda Mortar produk.


Pelatihan ini sehari penuh aplikasi presentasi dan praktis dan interaksi mereka dan antusiasme sangat menggembirakan untuk produk kami.

Beberapa komentar adalah:

"TR-30 adalah tidak panas seperti semen acian dan tangan saya tidak akan menyakiti dari luka bakar semen"

"Produk baru TR-20 plester dan Pasangan Bata sangat cepat untuk meletakkan bata merah dan juga plester sangat mudah untuk menerapkan"

Secara keseluruhan komentar mereka yang sangat positif dan mereka berharap untuk melihat mortir kami di toko2 Karawang.

Tiga Roda Tech 2012

Tiga Roda Tech 2012                                        

Mortar Tiga Roda Technical Support

Kelompok Teknis dukungan untuk Mortar Tiga Roda forum dan pelatihan, TRT 2012.


Kami siap di seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan teknis, saran bangunan, mock up dan pelatihan Tukang.

Hubungi layanan pelanggan untuk assisitance pada proyek Anda.




07 Agustus, 2012

Acian - Semen vs Mortar





Tidak ada yang meragukan bahwa semen Tiga Roda merupakan semen terbaik di Indonesia yang terkenal dan terpercaya.

Semen mempunyai kuat tekan yang tinggi dan kekuatan tarik yang rendah dan akan bereaksi sempurna apabila dicampurkan dengan batu split,pasir atau limestone ( batu kapur ). Pada campuran 15% sampai 35% semen, kita dapat membuat bahan bangunan yang sangat baik untuk pasangan bata, plester, acian, perata lantai, lem keramik dan beton.

Sebagian besar kontraktor di Indonesia masih mengaci dinding menggunakan semen saja dengan kualitas sangat buruk, banyak retak, lepas dan masalah pada cat. Mereka berfikir menggunakan acian semen lebih murah dan lebih mudah apabila mendapat masalah diatas     "yaa, Biasalah..!"


Acian Semen vs Acian Mortar

Harga
Semen Acian 50kg  - 62,000rp - coverage 15m2 -  4,133 rp/m2  (update Mar 2014 - 68,000 - 4,533rp/m2)
TR30 Acian Putih 40kg - 65,000rp - coverage 18m2 - 3,611 rp/m2 (Update Mar 2014 75,000 - 4,166rp/m2)
"TR30 lebih murah /m2"

Pengecatan
TR30 tidak perlu plamir sehingga lebih hemat 2,000 rp/m2 (update Mar 2014 3,000 - 4,000rp/m2)
TR30 sudah putih dan minimal bisa hemat  minimal 1 lapis cat  yaitu 3,000 rp/m2 (update Mar 2014 4,000rp - 5,000rp/m2)
"TR30 hemat 5,000 9,000 rp/m2 pada Cat"

Kualitas Cat
Semen Acian mempunyai masalah alkali tinggi dan dapat merusak warna cat. TR 30 tidak ada masalah karena alkali rendah.

Cat akan menempel lebih baik pada permukaan TR 30 daripada acian semen, TR30 tidak perlu primer dan sealer khusus.

Warna dari cat lebih cerah dan tahan lama dengan TR30 Acian Putih.
"TR30  memberikan hasil lebih baik pada pengecatan"


Aplikasi Lebih Cepat
Para tukang aci yang sudah menggunakan TR 30 berkata mereka aplikasi lebih cepat 4 kali. Mereka bisa aplikasi satu bidang langsung tanpa ada sambungan dengan hasil akhir yang baik. 
"TR30 lebih cepat dan hasil lebih baik"


Tahan Lama
TR30 Acian Putih mengandung additif polimer untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas ikatan acian. mengurangi retak, lepas dan lebih tahan lama. Acian Semen mudah retak dan lepas karena terlalu kaku dan tidak fleksibel
"TR30 lebih tahan lama"

Jadwal Proyek
TR30 dapat dicat setelah 5 hari dibandingkan dengan semen acian yang mana harus menunggu setelah 21 hari. Hal ini dikarenakan tingginya alkali pada semen acian dan dapat merusak cat apabila aplikasi terlalu awal.
"Jadwal proyek akan lebih cepat menggunakan TR30"
Lingkungan
TR30 lebih ramah lingkungan karena tidak banyak menggunakan semen , tidak banyak bahan terbuang dan lebih tahan lama. 
"TR30 lebih ramah lingkungan"

Pilihan terbaiknya sudah jelas.TR30 Acian Putih untuk berbagai macam alasan
jadi lain kali kontraktor harus bilang ......
                          
"yaa,.. TR30 aja!" 

11 Juni, 2012

Memperbaiki Rumah dan Bangunan Tua




Gedung Arsip Nasional, Jakarta (1760) salah satu bangunan bersejarah di Indonesia yang harus dilestarikan.
Indonesia memiliki banyak bangunan tua dan bersejarah yang dibangun sebelum adanya semen, yang digunakan untuk dinding pada bangunan, mereka biasa menggunakan "Gamping" atau kapur hidup sebagai pengikat untuk pasangan bata, plester dan acian.Banyak dinding bangunan tua di Indonesia yang telah rusak dan diperbaiki dengan cara yang salah. Dalam memperbaiki bangunan tersebut harus menggunakan teknik dan bahan yang sama. Sangat penting bagi pemilik, desainer dan kontraktor memahami cara terbaik dalam melestarikan bangunan warisan kita.

Gamping


Ketika batu kapur dipanaskan lebih dari 900 °C secara kimiawi batu kapur berubah menjadi quicklime dan dengan penambahan air menjadi Hydrated lime atau Kapur hidup. Bahan ini kemudian akan berubah secara kimiawi lagi apabila dicampur dengan air yang banyak serta akan mengikat setiap partikel pasir atau agregat yang sejenis, hal ini hampir sama dengan cara kerja semen. gamping adalah salah satu bahan pengikat yang lebih fleksibel dan lebih lunak dibandingkan dengan semen dan telah menjadi bahan bangunan yang efektif selama lebih dari 4.000 tahun.

Semen ada baru sekitar 200 tahun terakhir dan tersedia di Indonesia untuk konstruksi dinding bangunan sejak tahun 1975. Jadi setiap rumah dan bangunan yang dibangun sebelum tahun 1975 mungkin dibangun menggunakan “Gamping”
Gamping dicampur dengan pasir halus, dan batu bata atau genteng yang dihancurkan untuk membuat pasangan bata dan plester serta, setelah itu digunakan sebagai  acian untuk mendapatkan hasil yang halus putih diatas plester. Gamping juga digunakan sebagai cat putih atau warna terang yang disebut kapur cuci.
Manfaat dari Gamping adalah lebih fleksibel dan tahan retak susut dari pergerakan pada  dinding. Jika retakan yang terbentuk dari gerakan struktural mereka juga akan "Self Heal" atau menyambung dengan sendirinya dari waktu ke waktu  dengan bantuan sirkulasi air.
Negatif dari Gamping adalah mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mengeras dan mereka dapat menjadi lunak dan hancur jika terkena air terus menerus. Dinding yang harus dijaga dengan baik biasanya dicat ulang setiap tahun dengan kapur cuci
Retak dan lepas dikarenakan masuknya air kedalam dinding yang merusak 
plaster dan acian pada bangunan lebih dari 250 tahun.
Ada banyak contoh bangunan lebih dari 2.000 tahun di Mesir dan kota-kota Romawi sampai waktu yang lama mereka masih dalam kondisi baik hari ini yang menunjukkan kekuatan yang cukup oleh Gamping pada bangunan.

Perbaiki Dinding

Dalam memperbaiki dinding bangunan tua pemilik bangunan bersejarah dan desainer dapat menggunakan gamping dan bata yang sudah dihancurkan, dan  harus sama dengan bangunan aslinya, hal ini mungkin tidak praktis untuk berbagai kasus. Alternatifnya adalah dengan menggunakan mortar premixed ( campuran semen pasir ) yang menggunakan aditif kapur, semen dan bahan kimia lainnya untuk memberikan fleksibilitas dan ikatan yang dibutuhkan untuk memperbaiki dinding lama.
Menggunakan campuran semen dan pasir biasa atau acian semen hanya akan menyebabkan retak dan tidak akan mengikat baik dengan campuran semen pasir lama yang menempel pada dinding. Plester dari semen pasir biasa dan acian semen terlalu kaku dan keras, akan menyebabkan dinding retak. Kualitas Pasir yang buruk yang tersedia di Indonesia juga akan menimbulkan masalah di masa yang akan datang.
TR30 Acian Putih adalah campuran dari semen dan kapur ditambah dengan aditif polimer untuk membuat lebih  fleksibel dan ikatan yang baik. Produk ini merupakan pilihan yang terbaik yang mirip dengan bahan Gamping lama untuk perbaikan bangunan tua,
sedangkan untuk memperbaiki pasangan bata dan plesternya , dapat menggunakan campuran TR30 Acian Putih dengan 40% pasir bersih halus atau batu bata yang sudah dihancurkan. 


Bila diperlukan untuk lebih tahan air kami sarankan menambahkan 2% latek acrylic bonding agen atau lem putih. Indocement akan memproduksi plester dan pasangan bata berbahan batu kapur disebut TR20 yang akan tersedia akhir tahun 2012. Produk ini pun akan cocok untuk perbaikan bangunan-bangunan tua.

Alasan Kerusakan

Cara yang terbaik sebelum memperbaiki retak atau acian rusak adalah memeriksa terlebih dahulu alasan mengapa dinding itu rusak. Jika retak disebabkan oleh gerakan struktural maka diperlukan suatu bahan untuk memperkuat pondasi  atau membuat nat atau celah antara dinding dengan kolom struktur atau dengan balok yang diisi dengan bahan yang lebih fleksibel.
Jika kerusakan disebabkan oleh kebocoran atap, jendela dll maka mereka harus memperbaiki terlebih dahulu. Jika masalahnya adalah dari kelembaban yang tinggi dikarenakan air tanah yang naik, harus dibuat lagi tambahan drainase hal ini diperlukan untuk menjaga dinding tetap kering.

Pengecatan

Gunakan cat akrilik berkualitas tinggi yang akan memungkinkan dinding untuk "bernapas" dan memudahkan air menguap dari dinding. Cat berasal dari kapur cuci tua yang mungkin terlalu lunak dan berdebu hal ini harus dibersihkan terlebih dahulu dan diikat dengan sealer acrylic sebelum pengecatan.
Cat Acrylic sangat cocok dengan acian yang mengandung kapur dan akan melindungi dinding untuk 5-10 tahun.
Indonesia memiliki banyak bangunan bersejarah yang berada dalam kondisi kurang terawat. Kita semua harus menjaga dan menghargai sejarah secara baik untuk generasi masa depan. 
Bangsa Romawi telah mempertahankan bangunan mereka selama ribuan tahun. Dengan beberapa perawatan dan perbaikan yang tepat sejarah kita juga dapat dilestarikan.

04 April, 2012

Gunakan Alat yang Benar



 Kualitas pengerjaan akhir dinding tergantung dari:
  • Kualitas material
  • Kemampuan tukang
  • Alat yang benar
Banyak macam-macam alat untuk aplikasi pekerjaan plaster dan acian, dan biasanya mereka membuat peralatan itu sendiri yang apabila selesai pekerjaannya langsung dibuang. Mereka umumnya membuat dari bahan bekas di proyek, tidak ada lagi biaya tambahan yang dikeluarkan untuk itu kecuali waktu. Sayang mereka membuatnya dari sisa-sisa bahan seadanya sehingga hasilnya pun kurang maksimal dan kualitasnya kurang baik. Berikut adalah beberapa tips alat yang benar yang seharusnya mereka gunakan.

Roskam Kayu
Digunakan untuk aplikasi plester dengan ketebalan 8 sampai 15 mm. Hasil akhirnya tidak akan halus, karena kayu sebagai alat aplikasi akan menarik pasir pada plaster ke permukaan sehingga menjadi kasar dan kurang bagus untuk aplikasi acian. Jangan menggunakan alat ini untuk acian karena hasilnya akan kasar dan lebih tebal. Pada acian putih akan meninggalkan noda cokelat kekuningan.




Jidar
Untuk aplikasi plester yang rata di antara kepalaan. Dalam aplikasi jidar, sebaiknya menggunakan jidar dari bahan aluminium. Aplikasi acian pada dinding lebar dapat menggunakan jidar pula dengan bantuan kawat.



Sendok Semen

Untuk mengaduk bermacam-macam mortar (adukan semen pasir) seperti pasangan bata dan plester semprot.












Roskam Besi

Untuk aplikasi acian dan skimcoat yang halus serta tipis. Aplikasi ini umumnya dengan ketebalan 1 mm-3 mm dan menghasilkan hasil yang halus dan rata. Alat yang hampir sama dapat dibuat oleh tukang dari pipa paralon PVC yang dipotong dan diratakan dengan ukuran yang sama seperti pada gambar di atas. Jangan menggunakan roskam besi untuk plester, hasilnya akan halus dan bergelombang serta membawa air semen ke permukaan. Hal di atas akan mempersulit dalam aplikasi acian.



Blok Styrofoam atau Karet
Untuk menggosok acian setengah kering guna menghasilkan permukaan yang keras, halus, dan rata. 
Roskam Bergerigi
Alat khusus ini untuk aplikasi perekat bata ringan. Jarak setiap jalurnya kurang lebih 5 mm dan akan menjadi rata setelah diletakkan bata di atasnya, sehingga dapat menghemat bahan dengan daya rekat yang maksimal.



Palu Karet

Alat ini digunakan untuk merekatkan bata ringan sehingga sambungan lebih kuat dan tipis tanpa memecah bata ringan yang di atasnya.








Alat Kerja Dilapangan 
Alat yang kecil untuk aplikasi acian konvensional, jangan menggunakan alat ini untuk aplikasi mortar. Menggunakan alat ini cara kerjanya akan lebih lambat dan hasilnya kurang baik. Alat yang besar untuk aplikasi plaster, yang baik menggunakan triplex dengan ketebalan > 5 mm agar lebih kuat dan tahan lama.










26 Maret, 2012

Kokoh Artikel (iBook and PDF)

I have compiled all the Indocement Kokoh magazine Mortar Articles into one document for downloading or reading. On the right is a link to the PDF file for the Kokoh Articles. It is 9Mb and is low resolution photos. or Click --> Kokoh Mortar Articles


If you would like an iBook version for your iPad then send me an email and I will email the full high resolution ibook to you. Make sure you have downloaded the free iBook app from the app store and then open the email I send to you in your iPad. The full version is 17Mb.
Email me at doctormortar@gmail.com


The iPad version only works on an iPad.




Saya telah mengumpulkan semua artikel majalah Kokoh menjadi satu dokumen untuk download atau membaca. Di sebelah kanan adalah link ke file PDF untuk AnggaranKokoh. Hal ini 9Mb dan foto resolusi rendah. atau Klik -> Kokoh Mortar Articles


Jika Anda ingin versi iBook untuk iPad Anda kemudian mengirim saya email dan saya akan email iBook resolusi penuh tinggi kepada Anda.Pastikan Anda telah download aplikasi iBook gratis dari  Apple app store dan kemudian buka email yang saya kirim ke Anda di iPad Anda.Versi lengkap adalah 17MB.Email saya di doctormortar@gmail.com

Versi iPad hanya bekerja pada sebuah iPad.

24 Januari, 2012

Air sebagai Sahabat dan Musuh bagi Mortar




Mengendalikan air pada suatu proyek bangunan sangat penting dalam mencapai hasil yang terbaik terutama untuk dinding bangunan. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam menyingkapinya :
1. Selama musim hujan kita harus menutupi bata merah atau bata ringan sewaktu diantar ke proyek. Kita perlu melindungi tumpukan batu bata dari hujan sehingga mereka tidak menyerap terlalu banyak air sebelum diaplikasikan. Keduanya sangat menyerap dan dapat menyimpan banyak air yang akan mempengaruhi waktu pengeringan dalam pengerjaan pasangan bata, plester, dan acian.
Ditutupi Bata Dari Hujan
2. Pemasangan atap terlebih dahulu merupakan langkah yang terbaik sebelum memulai plester, agar batu bata memiliki waktu untuk kering dan dinding akan terlindung dari hujan. Jika dinding dibiarkan terbuka akan terkena hujan maka kita harus menyiapkan terpal untuk menjaga dinding agar tetap kering dan untuk melindungi plester serta acian selama aplikasi. Foto di atas menunjukkan bahwa kontraktor telah menyiapkan penutup yang baik untuk dinding yang terbuka selama pembangunan pada desain minimalis.
Menjaga hasil pengerjaan acian pada area yang terbuka setidaknya satu hari setelah selesai aplikasi, agar terlindungi dari hujan. Hujan dapat mudah terserap masuk ke dalam acian yang masih basah ( belum kering sempurna ) kemudian akan melemahkan ikatan pada plester atau dapat merusak permukaan aciannya.
Kristal dari Hydrasi Semen
3. Air sangat penting untuk menambah kekuatan pada setiap produk yang mengandung semen. Jika pasangan bata, plester atau acian mengering terlalu cepat kita mendapatkan hasil yang lemah atau berdebu. Seiring dengan waktu kekuatan semen akan terjadi peningkatan,yang mana proses itu disebut "Hydrasi" dan pada mortar kita dapat mencapai kekuatan 80% sampai 90% dalam waktu 2 minggu setelah aplikasi. Jika dinding mengering terlalu cepat tidak ada proses hydrasi pada semen maka peningkatan kekuatan akan otomatis berhenti.
Hindari Aplikasi di bawah terik matahari langsung atau dalam kondisi berangin kencang. Seorang tukang yang berpengalaman dan bagus, lebih mengerti terhadap jumlah air yang diperlukan untuk membasahi dinding plaster untuk mengaci, yang mana jumlahnya tergantung pada kondisi dinding dan cuaca.
4. Plester Tradisional memiliki resiko penyusutan yang sangat tinggi yang disebabkan oleh kandungan lumpur yang tinggi pada pasir, gradasi buruk dari pasir atau kandungan semen yang tinggi. Penyusutan berbanding lurus dengan peningkatan kekuatan, kira- kira 80% - 90% baru selesai setelah 2 minggu. Jangan aplikasikan acian (tradisional atau mortar) sebelum 2 minggu,apabila plester mengalami penyusutan, maka akan menyebabkan keretakan pada acian
5. Kelembaban air dalam dinding dapat berasal dari berbagai sumber:
  • Air yang terperangkap dalam batu bata
  • Plester yang belum kering / masih basah
  • Terkena hujan langsung
  • Cuaca lembab
  • Kelembaban dari tanah
  • Membasahi dinding terlalu banyak sebelum aplikasi acian
Pada pengeringan sempurna kami menargetkan kandungan kelembaban air kurang dari 15%. Jika kelembabannya lebih tinggi dari itu maka waktu pengeringan akan lebih lama.
Salah Persepsi "Mortar adalah lama kering"
Banyak Toko, Tukang, Mandor dan Kontraktor percaya bahwa mortar tidak bagus karena "lama Kering". Memang benar apabila jika kita membandingkan 1m2 acian semen murni dengan 1m2 dari acian mortar, semen murni tentu akan lebih cepat kering sehingga lebih mudah terjadi retak dan lepas karena faktor cepat kering.

Mereka semua tidak menyadari bahwa dalam hal effisiensi keuntungan, kecepatan dan kualitas kita harus melihat proses rencana pengerjaan bangunan itu secara keseluruhan seperti yang tertera pada Tabel 1. Terlihat bahwa Acian Semen Tradisional jauh lebih lama dalam hal aplikasi - pengeringan - pengecatan dibandingkan dengan Mortar Acian.
Table 1 
Dalam contoh ini kita dapat melihat TR30 Acian Putih telah mengurangi hampir dari setengah dari rencana program pembangunan. Pengeringan plester untuk kedua produk adalah 14 hari. Aplikasi Semen Acian butuh 4 hari dan Acian Putih memerlukan waktu 2 hari. Waktu pengeringan sebelum pengecatan adalah 21 hari untuk Semen Acian dan 5 hari untuk TR30 Acian Putih. Waktu pengecatan adalah 8 hari untuk Acian Semen dan 4 Hari untuk TR30 Acian Putih.
TR30 Acian Putih benar-benar Lebih Cepat, Lebih Bagus dan Lebih Ekonomis!