26 Januari, 2010

Pelatihan Teknis Semen dan Mortar Tiga Roda


Pelatihan teknis Semen dan Mortar Tiga Roda, yang dilaksanakan pada 30 November sampai 2 Desember 2009 berlangsung serius tapi santai. Bagaimana tidak, pelatihan disampaikan langsung Michael Bacon, konsultan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Penyampaian materi dalam bahasa Indonesia pun berlangsung lancar dan diselingi dengan canda tawa. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti peserta yang merupakan technical engineering semen Tiga Roda.

Michael mengatakan, para technical engineering diberi pelatihan agar mengetahui cara pengaplikasian Semen dan Mortar Tiga Roda dengan benar dari awal sampai akhir penggunaannya. Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian Indocement kepada para pelanggan semen Tiga Roda.


“Indocement memberikan kualitas layanan prima. Ini adalah program nyata yang disusun Indocement. Sebelum Anda menghubungi dan bertanya tentang aplikasi Semen dan Mortar Tiga Roda, kami hadir untuk menjelaskannya,” ucapnya.

Pada pelatihan ini dijelaskan pula tentang keunggulan White Mortar TR30, produk terbaru Indocement, diantaranya lebih hemat 28% dari acian biasa karena tidak membutuhkan proses plamir dan cat dasar. Sifatnya yang plastis dengan daya rekat tinggi juga berfungsi untuk mengurangi retak dan terkelupasnya permukaan.


Pada tahap pertama, seluruh peserta training nantinya akan dikirim ke daerah-daerah di Pulau Jawa. Mereka diharapkan akan menularkan ilmu yang sudah diperoleh kepada supervisor, pimpinan proyek sampai dengan pekerja bangunan agar mereka dapat lebih paham mengenai berbagai keunggulan Semen dan Mortar Tiga Roda, khususnya White Mortar TR30.

Metode Variasi Untuk Aplikasi Acian TR30

Banyak proyek melakukan aplikasi acian dengan cara berbeda-beda dan kualitas hasil aciannya pun berbeda-beda.


Roskam Besi dan Styrofoam
Keuntungan acian menggunakan roskam besi adalah tebal acian akan lebih tipis dan lebih halus dibandingkan menggunakan roskam kayu. Dengan roskam besi acian dengan ketebalan 1 mm akan mudah dicapai. Roskam besi harus berbentuk persegi panjang dan lentur atau tidak boleh terlalu kaku.



Penggunaan Jidar dan kawat galvanis

Untuk mendapatkan hasil acian yang benar–benar rata, bisa menggunakan kawat galvanis diameter 1,5 mm (untuk tebal acian 2 mm) sebagai dudukan / tahanan jidar. Kawat galvanis fungsinya sama dengan kepala plesteran. Caranya kawat tersebut diikatkan dengan erat ke batas acian dinding bawah dan batas acian dinding atas dengan menggunakan paku. Posisi kawat harus dalam keadaan tertarik dan menempel plesteran. Jarak antara kawat disesuaikan dengan panjang jidar yang digunakan, biasanya sekitar 2-3m. Setelah adukan dihamparkan kemudian ratakan dengan menggunakan jidar. Dengan cara tersebut akan dihasilkan acian yang rata.



Aplikasi Acian Menggunakan Roskam Kayu
Roskam kayu bisa digun
akan untuk aplikasi acian TR30 seperti yang biasa dilakukan para tukang. Mereka biasanya membuat roskam dengan ukuran lebih besar, lebar 10-15 cm dan panjang 30–40 cm sehingga menampung adukan lebih banyak. Hal tersebut dapat mempercepat aplikasi acian. Apabila menggunakan roskam kayu biasanya minimal ketebalan acian 2 mm dan permukaan acian tidak sehalus roskam besi. Hal tersebut dikarenakan permukaan kayu/multipleks lebih lengket.


Memoles dengan Roskam
Dimungkinkan untuk menggosok/memoles acian dengan roskam kayu, roskam plastik atau roskam besi tapi hasilnya akan memiliki beberapa noda. Roskam kayu akan memberikan noda coklat dan roskam besi atau roskam plastik akan memberikan noda hitam pada acian. Sehingga supaya acian tetap bersih sebaiknya acian dipoles menggunakan Styrofoam.


Memoles dengan Karet

Memoles acian dengan blok karet juga bisa memberikan hasil yang baik. Yang penting karet harus rata dan bersih. Beberapa tukang menggunakan potongan “sandal bekas” yang diberi pegangan.


Kamprot dan Roskam
Ada tukang yang menerapkan TR30 dengan campuran yang encer. Kemudian adukan tersebut dikamprotkan ke permukaan plesteran yang basah kemudian diratakan dengan roskam besi. Secara bertahap menambah ketebalan acian sesuai yang diinginkan. Acian tersebut kemudian dipoles dengan styrofoam setelah 1 jam. Cara ini agak lambat tetapi hasil akhirnya sangat bagus.


Roskam dari Paralon

Banyak tukang membuat roskam dari bahan pipa PVC. Caranya pipa PVC dipotong sepanjang kurang lebih 40 cm kemudian dibelah dan dipanaskan. Setelah dipanaskan PVC dipres hingga rata. Kemudian dipasang pegangan dari kayu. Acian menggunakan roskam PVC hasilnya sama dengan menggunakan roskam besi. Ada roskam plastik berwarna hitam yang banyak dijual di Toko material, tetapi roskam tersebut terlalu tebal dan kaku.


Memoles dengan Kertas Semen Bag
Memoles acian semen dengan menggunakan kantong kertas semen adalah sudah menjadi kebiasaan. Biasanya hasilnya kelihatan halus tetapi acian tidak rata. Untuk acian mortar putih, disamping hasilnya tidak rata juga akan membuat permukaan acian menjadi kotor.


Untuk hasil aplikasi Acian yang baik, gunakanlah White Mortar TR30. Aplikasi Acian menggunakan White Mortar TR30 :

• Tebal acian 1-3 mm
• Menggunakan roskam besi

• Poles permukaan acian setelah 20–30 menit dengan menggunakan styrofoam